Cahaya lilin temaram disudut malam
Suara-suara sepi bernyanyi menyentuh hati
Seraut wajah sendu menatap penuh sepi
Mencoba merajut kepingan mimpi yang telah pergi
Beribu penyesalan yang tiada kunjung padam
Rindu dan benci berputar silih berganti
Mengendapkan mendung hati yang akan menurunkan hujan sehari
Cermin telah retak disela penghujung waktu yang kadang tak pernah paham
Lembaran kisah yang dilukis indah dengan canda dan tawa
Kini hanya tinggal jejak langkah pencarian jati diri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar